Warna Kamar Yang Mempengaruhi Kebiasaan Tidur Anda

Oscarliving – Kamar tidur menjadi tempat beristirahat dan bersantai setelah kegiatan penuh yang kita lakukan setiap harinya. Tentu kamar tidur sangat perlu di perhatikan untuk masalah dekorasi demi kenyamanan Anda dan keluarga. Nuansa warna kamar tidur bisa mempengaruhi kualitas istirahat bahkan seks seseorang. Penelitian yang dlakukan terhadap 2000 orang di inggris terhadap kebiasaan di malam hari itu pun mengungkan sejumlah temuan menarik berikut yang dikutip dari wolipop

Biru

Berdasarkan penelitian, warna biru adalah palet paling sensitif terhadap reseptor mata, warna tersebut juga diasosiasikan dengan ketenangan yang bisa menurunkan detak jantung serta menurunkan darah rendah.

Maka dari itu, orang yang kamarnya bernuansa biru terbukti lebih cerita dan bangun dengan perasaan senang. Tidur mereka pun lebih lama dari pada warna lainnya yakni 7 jam 52 menit setiap malam.

Kuning

Setelah biru, kuning menjadi warna kedua paling baik untuk kamar tidur. Fakta tersebut memang cukup mengejutkan karena palet tersebut jarang dipilih untuk ruangan istirahat. Namun kuning diklaimkan dapat mengurangi kegugupan dan meningkatkan relaksasi. Nuansanya yang ceria juga bisa menciptakan kenyamanan.

Orange

Sebagian orang merasa jika orange terlalu terang untuk diaplikasi dalam kamar tidur. Namun palet tersebut pantas diterapkan karena menambah kehangatan dan menciptakan atmosfir relaks. Orange pun dapat membantu merelaksasi otot tubuh yang penting untuk mendapatkan tidur berkualitas.

Hijau

Warna hijau juga baik untuk diterapkan di kamar. Menurut penelitan, 22% responden yang ruangan tidurnya bernuansa warna bumi tersebut sering bangun dengan perasaan yang positif dan ceria.

Silver

Metalik sering diasosiakan dengan glamouritas sehingga bisa membuat Anda merasa mewah ketika berada di dalam ruangan berwarna serupa. Warna silver ternyata juga bisa menenangkan. Tak hanya itu, satu dari lima responden mengatakan jika dekorasi bernuansa perak memotivasi mereka untuk berolahraga dalam kamar.

Ungu

Siapa sangka jika ungu bisa mengganggu kuantitas tidur. Survei menyatakan jika orang dengan kamar ungu mendapat tidur paling sedikit yakni lima jam 56 menit setiap malamnya. Ternyata palet itu terlalu menstimulasi otak sehingga membuat orang sulit istirahat dan memicu mimpi buruk.

Cokelat Tua & Muda

Cokelat tua sebaiknya dihindari diterapkan di ruang tidur. Palet tersebut dapat membuat penghuninya merasa terisolasi, tidak nyaman, dan tidak bisa istirahat. Tapi berbeda dengan warna cokelat muda yang ternyata memicu romantisme. Pasangan yang tidur di ruang berkonsep karemel berhubungan seks paling tidak tiga kali seminggu.

Abu-abu

Abu-abu mungkin terlihat minimalis untuk diaplikasikan dalam dekorasi rumah. Namun riset mengungkap palet itu tidak terlalu baik diterapkan di kamar tidur. Orang dengan kamar abu-abu diketahui paling banyak menghabiskan waktu untuk online di tempat tidur sehingga menggangu kuantitas istirahat.

Merah

Di keseharian, merah sering dikaitkan dengan sensualitas. Tapi hal tersebut sepertinya tidak terbawa ke tempat tidur. RIset mengungkap bila kamar tidur merah paling tidak romantis karena penghuninya dilaporkan hanya berhubungan seks sekali seminggu.

Putih/Krem

Dianggap bersih dan menenangkan, putih sering diterapkan pada kamar tidur. Namun Anda perlu berhati-hati, karena palet tersebut dapat memicu kerja berlebihan. Responden dengan kamar berwarna itu mengaku sering membawa tugas kantor ke tempat tidur paling tidak tiga jam seminggu.

Emas

Tahukah Anda jika bankir dan pekerja keuangan paling senang mengaplikasi emas dalam dekorasi kamar. Warna berkilauan tersebut memang diasosiakan dengan kemakmuran

Be Sociable, Share!

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *